Pengawasan sanitasi tanah dan pengelolaan kotoran manusia untuk mencegah penyakit berbasis lingkungan
Penyehatan tanah mencakup upaya menjaga kualitas tanah agar tidak menjadi media penularan penyakit. Aspek ini erat kaitannya dengan pengelolaan kotoran manusia, pembangunan jamban sehat, dan pengelolaan air limbah domestik. Sanitarian berperan penting dalam mendorong masyarakat untuk stop buang air besar sembarangan (BABS) melalui pendekatan STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat).
HAKLI Soppeng mendukung upaya percepatan akses sanitasi dasar yang layak bagi seluruh masyarakat Kabupaten Soppeng.
Menurut data Kemenkes, Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam sanitasi dasar. Buang air besar sembarangan (BABS) berkontribusi langsung pada tingginya angka diare, kecacingan, dan stunting pada anak. Jamban sehat adalah investasi kesehatan paling mendasar yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.
HAKLI Soppeng berperan aktif dalam mendukung program STBM, khususnya pilar pertama (Stop BABS), melalui advokasi, pendampingan teknis, dan peningkatan kapasitas kader sanitasi di tingkat desa dan kelurahan.