Kembali ke Aspek Kerja

Pengendalian Vektor

Mencegah penyakit menular melalui pengendalian vektor dan binatang pembawa penyakit

Gambaran Umum

Pengendalian vektor adalah upaya untuk menurunkan populasi vektor penyakit — seperti nyamuk, tikus, dan lalat — hingga pada tingkat yang tidak membahayakan kesehatan masyarakat. Ini merupakan salah satu aspek kerja inti dalam kesehatan lingkungan.

HAKLI Soppeng berkomitmen untuk mendukung upaya pengendalian vektor secara terpadu, berbasis bukti ilmiah, dan ramah lingkungan di Kabupaten Soppeng.

Ruang Lingkup

  • Pemantauan kepadatan vektor dan binatang pembawa penyakit
  • Edukasi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan 3M Plus
  • Pengawasan penggunaan pestisida yang aman dan tepat sasaran
  • Pendampingan teknis pengendalian vektor berbasis komunitas
  • Advokasi kebijakan pengendalian vektor terpadu di daerah

Mengapa Ini Penting?

Penyakit tular vektor seperti DBD, malaria, dan leptospirosis masih menjadi ancaman kesehatan masyarakat di Indonesia. Pengendalian vektor yang efektif dapat mencegah kejadian luar biasa (KLB) dan menyelamatkan banyak nyawa, terutama pada kelompok rentan.

Peran HAKLI

HAKLI Soppeng berperan sebagai mitra teknis Dinas Kesehatan dalam upaya pengendalian vektor, memberikan dukungan keahlian, edukasi masyarakat, serta mendorong pendekatan pengendalian vektor yang berkelanjutan dan tidak merusak ekosistem.

Dasar Hukum

  • Permenkes No. 374 Tahun 2010tentang Pengendalian Vektor
  • PP No. 66 Tahun 2014tentang Kesehatan Lingkungan
  • Permenkes No. 50 Tahun 2017tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan dan Persyaratan Kesehatan untuk Vektor dan Binatang Pembawa Penyakit
  • UU No. 4 Tahun 1984tentang Wabah Penyakit Menular